Materi ini saya posting di blog untuk membantu saudara2 saya (halah) yang mendapat tugas Managemen Pemasaran Berbasis Web by Ibu Hotniar Siringoringo untuk mengamati suatu situs e-Marketing dilihat dari basic theory of marketing mix 4 P’s.
Langsung ke pembahasan masalah yaa kalau untuk P yg pertama yaitu Product, dalam mengamati suatu website yang perlu diperhatikan adalah pengklasifikasian produk berdasarkan tujuan penggunaan; apakah produk tsb ditujukan untuk dikonsumsi langsung oleh konsumen (consumer goods) atau produk tsb dibeli untuk diproduksi kembali dan kemudian baru dipasarkan ke konsumen (industrial goods).
Jika termasuk consumer goods, maka produk perlu diklasifikasikan lagi berdasarkan berdasarkan tingkat durabilitas; apakah produk termasuk durable goods atau produk yang dapat digunakan dalam jangka waktu panjang atau nondurable goods atau produk yang habis dikonsumsi seperti makanan. Consumer goods dibagi menjadi beberapa sub kategori, yang perlu dicermati adalah apakah produk tersebut termasuk subkategori convenience goods; produk yang mana konsumen hanya butuh sedikit usaha untuk mendapatkannya (umumnya adalah nondurable goods, seperti sabun, minuman, makanan, dll), shopping goods; adalah barang yang dibeli setelah konsumen melakukan perbandingan, faktor yang biasanya menjadi bahan pertimbangan konsumen adalah harga, kualitas barang, style, dan warna (contohnya adalah barang elektronik), specialty goods; yaitu barang yang unik dan tidak umum – paling tidak bagi si konsumen – (misalnya gaun pengantin, barang antik, perhiasan) atau unsought goods yaitu produk yang belum dirasakan penting manfaatnya bagi konsumen (misalnya asuransi dan tanah kuburan).
Yang terakhir (untuk produk loh yaa), jelaskan tentang segmentasinya (kalau ada). Pada dasarnya, segmentasi pasar adalah proses membagi pasar keseluruhan suatu produk. Kalau baca slide nya Bpk Widyo Nugroho bisa dilihat variabel segmentasi yang utama adalah Geografis; regional, ukuran negara, kota atau ukuran populasi, kepadatan dan iklim, Demografi; umur, jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan, agama, ras dan kewarganegaraan, Psikografis; kelas sosial, gaya hidup dan kepribadian, dan yang terakhir (yang terakhir melulu :p) Keperilakuan; Status kepenggunaan, Status loyalitas, Sikap terhadap produk, dll.
Selanjutnya, kalau produk tsb tergolong industrial goods, saya kasih bocoran dikit deh … ada 5 subkategori untuk industrial goods, yaitu: installations, accessory equipment, raw materials, fabricated parts and materials, and industrial supplies. Tapi saya tidak akan membahas panjang lebar utk poin ini, jadi untuk lebih jelasnya bisa dibaca disindang.
Lanjut ke P yang kedua adalah Price. Untuk strategi penetapan harga ada 2 strategi yaitu price skimming dan market penetration. Dimana price skimming adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan dengan menetapkan harga tinggi untuk menutupi biaya pengembangan produk selanjutnya, sedangkan market-penetration pricing yaitu dengan memberikan harga murah untuk menarik pelanggan sebanyak-banyaknya. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah general pricing approach, apakah strategi tersebut ditentukan oleh suplai persediaan; dimana ketika akan menjual produk yang baru diluncurkan, maka harga – harga produk yang lama akan diturunkan agar persediaannya berkurang.
Elemen ketiga adalah Promotion. Ada empat alat bantu promosi, yaitu periklanan (advertising), promosi penjualan (sales promotion), hubungan masyarakat (public relations), dan penjualan personal (personal selling). Sebagai tambahan, sampai saat ini kan kebanyakan konsumen yang mempunyai pendapatan rendah adalah konsumen yang memperhatikan price awareness dan price conciousness dalam mengambil keputusan. Adapun yang dimaksud dengan price awareness adalah kemampuan individu/ konsumen untuk mengingat harga baik harga produk itu sendiri maupun harga produk competitor untuk dijadikan referensi. Sedangkan pengertian dari price consciousness adalah kecenderungan konsumen untuk mencari perbedaan harga. Untuk itu umumnya mereka akan berusaha mencari informasi tentang harga dan proses seleksi yang tinggi.
Last but not least adalah Place Distribution, ada dua jenis interaksi yaitu dimana konsumen yang mendatangi pemberi jasa / langsung datang ke toko, yang kedua pemberi jasa dan konsumen tidak bertemu langsung sehingga pemesanan barang dilakukan via telepon, fax atau SMS dan pengiriman bisa langsung dikirim oleh toko atau melalui jasa pengiriman barang seperti TIKI, TIKI JNE, FedEx, dll untuk memperlancar pendistribusian barang ke konsumen.
6 Comments
Comments RSS TrackBack Identifier URI

BKININ TENTANG SETRATEGI BISNIS N PEMASARAN
STRATEEEEEEEEEEEEEEEEEGI BISNIS N PEMASARAN
terima kasih atas pencerahannya, penjelasannya singkat tp lgs ke intinya
sieep sis
like
Ijin copas sis… boleh ?